Gembala, Gereja dan Transformasi Pendidikan Kristen

Buku ini menggali esensi pendidikan Kristen sebagai pilar utama dalam pembentukan karakter dan iman, yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga transformasi hidup secara holistik. Berlandaskan pada nilai-nilai Alkitabiah, pendidikan Kristen dianggap sebagai proses integral dari kehidupan beriman, yang mengintegrasikan aspek intelektual, moral, dan spiritual untuk menciptakan manusia seutuhnya sesuai citra Kristus.

Penulis menyoroti peran strategis gereja sebagai agen utama pendidikan Kristen, yang historically telah menjadi pusat pembinaan iman sejak zaman Perjanjian Lama hingga gereja mula-mula. Gereja tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga wadah pembentukan karakter melalui pengajaran sistematis, pelayanan, dan komunitas iman yang saling menguatkan. Tantangan modern seperti globalisasi dan teknologi menuntut gereja untuk tetap relevan dengan strategi inovatif, tanpa kehilangan akar teologisnya.

Buku ini juga membahas model pengajaran Yesus dalam Injil Matius, menekankan tujuh dimensi penting—tujuan, kualifikasi pengajar, murid, metode, sarana, evaluasi, dan konsistensi—sebagai panduan bagi pendidikan Kristen yang efektif. Kepemimpinan gembala yang visioner menjadi kunci dalam mengarahkan jemaat menuju pertumbuhan rohani yang berkelanjutan.

Dengan landasan teologis dan historis yang kuat, buku ini mengajak pembaca memahami pendidikan Kristen sebagai misi ilahi untuk memuliakan Allah melalui generasi yang beriman, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Sebuah panduan mendalam bagi gereja, pendidik, dan umat dalam menjalankan panggilan pendidikan yang transformatif di tengah dinamika zaman.

Group-73.png

Maidiantius Tanyid

Dr. Maidiantius Tanyid, M.Th. adalah seorang akademisi dan teolog yang aktif mengajar di Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya. Beliau aktif terlibat dalam pengembangan keilmuan teologi khususnya PL, etika Kristen, dan pendidikan Kristen kontekstual. Beliau menaruh perhatian besar pada isu-isu moral, multikulturalisme, serta moderasi beragama, yang tercermin dalam berbagai karya ilmiah dan publikasinya di jurnal nasional maupun internasional. Selain sebagai dosen dan pembimbing pascasarjana, beliau juga berperan sebagai reviewer jurnal ilmiah, menunjukkan dedikasinya dalam memperkaya khazanah pemikiran teologi dan pendidikan Kristen di Indonesia.